Minggu, 07 April 2013

Contoh Proposal Tesis Hukum ( Tesis Hukum 22 )

Contoh Proposal Tesis Hukum
Contoh Proposal Tesis Hukum Kebijakan Hukum Pidana Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Di Bidang Pendidikan . Postingan sebelumnya kita telah membahas tentang tesis hukum Pajak , semoga itu bermanfaat bagi anda semuanya.

A. LATAR BELAKANG Contoh Proposal Tesis Hukum
Manusia adalah pribadi  berakal budi yang dapat berpikir dan sadar yang akan dilakukan . Hal ini yang membedakan manusia dari makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya.  Sebagai pribadi manusia  itu bersifat rokhani – jasmani.  Dengan sifat rokhaninya, manusia dapat mengadakan hubungan secara vertikal yakni mengadakan hubungan dengan Tuhan  Yang Maha Esa dan mengarahkan hidupnya ke hal yang luhur dengan caranya sendiri-sendiri, sedangkan sebagai makhluk jasmani manusia dibatasi geraknya dengan keadaan fisiknya masing-masing. 
Contoh Proposal Tesis Hukum Manusia sebagai makhluk jasmani secara kodrati mempunyai dua kedudukan sebagai makhluk pribadi dan sekaligus sebagai makhluk sosial yang berbudaya. Sebagai makhluk sosial manusia hanya dapat hidup secara utuh  dan berarti bila mengadakan interaksi , bekerja sama, dan saling menghargai serta mempercayai  dengan sesamanya dalam rangka memenuhi tujuan hidupnya.
Contoh Proposal Tesis Hukum Tujuan hidup manusia adalah ingin mencapai kebahagiaan secara utuh - menyeluruh yakni kebahagiaan yang bersifat rokhani dan kebahagiaan yang bersifat jasmani. Kebahagiaan yang hendak dicapai manusia berdimensi banyak yakni : pribadi, ekonomi, sosial, budaya, dan politik . Kebahagiaan tersebut dapat diwujudkan jika manusia dengan sesamanya hidup dalam suasana damai dan harmonis. 
Upaya  menciptakan kehidupan manusia yang damai dan harmonis dapat terwujud, jika setiap manusia  mematuhi dan mentaati aturan-aturan maupun norma-norma hidup yang  menjadi kesepakatan bersama.  Karena itu,  eksistensi  norma-norma hidup tidak hanya diberlakukan terhadap segelintir manusia   tetapi  berlaku secara universal tanpa pandang bulu. Contoh Proposal Tesis Hukum Agar eksistensi norma-norma hidup dapat dimengerti, dipahami, dihayati dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya  setiap manusia harus memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang hal-ikhwal norma-norma tersebut. Dalam rangka pemilikan norma-norma , setiap manusia harus di.didik melalui tiga jalur pendidikan yaitu : pendidikan informal, pendidikan nonformal dan pendidikan formal. Pendidikan informal dilaksanakan dalam keluarga , pendidikan non-formal dilaksanakan dalam masyarakat sedangkan pendidikan formal dilaksanakan di sekolah – sekolah mulai dari Pendidikan Dasar sampai dengan Pendidikan Tinggi. Melalui  ketiga jalur pendidikan tersebut manusia diberikan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman ,  dalam rangka pengejawantahan norma-norma hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,  sehingga dapat diciptakan  kehidupan aman, tentram, damai dan sejahtera Contoh Proposal Tesis Hukum.
Namun harus disadari  , setiap manusia memiliki potensi, bakat, minat dan karakter yang tidak sama, sehingga  setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda.  Adanya perbedaan tersebut menimbulkan adanya pemahaman yang beragam dalam menerima dan menerapkan norma-norma hidup dalam mencapai tujuan hidupnya masing-masing. Sebab itu melalui pendidikan diupayakan agar dapat terwujud adanya persepsi yang sama terhadap norma-norma hidupnya. Contoh Proposal Tesis Hukum Pendidikan diupayakan agar terjadi perubahan pada setiap manusia. Pendidikan menurut Undang-undang nomor 20 tahun 2003 diartikan sebagai  usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.1 Pendidikan dilaksanakan untuk membantu terwujudnya tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945  alinea ke-IV yakni : melindungi segenap bangsa  dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi  dan keadilan sosial.  Sebagaimana dikatakan Driyarkara bahwa pendidikan bertujuan untuk memanusiakan manusia, atau membantu proses hominisasi dan humanisasi yang artinya membantu orang muda untuk semakin menjadi manusia yang berbudaya tinggi dan bernilai tinggi.2 Pendapat lain mengatakan  tujuan pendidikan adalah membantu terciptanya manusia secara utuh untuk memperoleh penghidupan yang baik.3 Manusia utuh menurut Paul Suparno dkk yang dikutip oleh  Qomari Anwar , secara sederhana dapat dilihat sebagai manusia yang dapat hidup selaras dengan dirinya, dengan orang lain, dengan alamnya dan dengan Tuhan Yang Maha Esa, di mana keselarasan itu terwujud dalam sikap dan tingkat laku orang
Contoh Proposal Tesis Hukum Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional,  Sinar Grafika, Jakarta,  2003, hal. 2 Anonim, Reorientasi Ilmu Pendidikan di Indonesia, Educatio, Jakarta, 1996, hal. 3 3 Ibid, hal. 97  yang dapat menghargai dan menempatkan diri secara tepat terhadap Tuhan,
sesama, diri sendiri dan alam.4  Urgennya pendidikan bagi setiap manusia maka proses pendidikan
harus dinamis artinya  pendidikan harus  mengikuti perkembangan jaman.
Dengan kata lain pendidikan harus selalu dilakukan pembaharuan.
Zahara  Idris dan Lisma Jamal mengatakan bahwa tujuan utama dari pembaharuan pendidikan adalah meningkatkan efisiensi, relevansi, kualitas dan efektifitas sarana serta jumlah peserta didik sebanyak-banyaknya, dengan hasil pendidikan sebesar-besarnya, dengan menggunakan sumber ,tenaga, uang, alat dan waktu dalam jumlah yang sekecil-kecilnya .5
Dengan Inovasi pendidikan dapat diberikan kontribusi
terwujudnya manusia  yang modern. Sebagaimana dikatakan oleh Harsya
Bachtiar dkk, bahwa manusia modern memiliki 13 kriteria yaitu :
1    Beriman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa;
2    Menguasai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, dan menghargai bahasa daerah dan bahasa asing sebagai bahasa yang juga bermanfaat;
3    Berusaha memelihara kelestarian lingkungan hidupnya;
4    Menghargai tinggi kebudayaan nasional dan kebudayaan daerah, dan mengakui kebudayaan internasional sebagai pedoman dalam hubungan antar bangsa;
5    Menghormati dan mentaati aturan perundang-undangan yang berlaku bagi semua warga;
6    Menghormati keberdikarian dalam upaya, tapi mempunyai kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain;
7    Terbuka untuk memperoleh pengalaman baru meskipun sering dengan mengacu pada nilai-nilai bangsa;
8    Menghargai waktu sehingga senantiasa mengatur (merencanakan) penggunaannya;
9    Menghargai keadilan sosial, bagi pria maupun wanita;
10    Mempunyai kesadaran dan minat pada masalah-masalah yang menyangkut kepentingan umum;

4 Qomari  Anwar, Reorientasi Pendidikan dan Profesi Keguruan, Uhamka Press, Jakarta, 2002, hal
5 Eko Supriyanto , Suwarno dkk, Inovasi Pendidikan Isu-Isu Baru Pembelajaran , Manajemen dan Sistem  Pendidikan di Indonesia, UMS Press, Surakarta, 2003, hal 23
1    Memahami manfaat penerapan ilmu-ilmu pengetahuan dan teknologi meskipun menyadari kemungkinan ada kelemahan atau bahaya dalam penggunaannya;
2    Mempunyai perhatian pada berita nasional dan dunia;
3    Berkeyakinan bahwa musyawarah untuk mencapai kesepakatan antar sekalian yang berkepentingan adalah cara yang terbaik untuk mengatasi perbedaan pendapat dan kepentingan. 6

Tekad bangsa Indonesia untuk mewujudkan manusia modern Contoh Proposal Tesis Hukum
secara implisit terdapat dalam arah pembangunan jangka panjang (PJP)
tahun 2005-2025 yang meliputi :
1    Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya dan beradab
2    Mewujudkan bangsa yang berdaya saing
3    Mewujudkan Indonesia yang demokratis berlandaskan hukum
4    Mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan bersatu
5    Mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan
6    Mewujudkan Indonesia yang asri dan lestari
7    Mewujudkan Indonesia menjadi Negara Kepulauan yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan pada kepentingan nasional
8    Mewujudkan Indonesia yang berperan aktif dalam pergaulan Internasional.7

Arah Pembangunan Jangka Panjang secara operasional dilakukan Contoh Proposal Tesis Hukum
dengan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
(RPJMN) dalam kurun waktu setiap lima tahunan, yang secara makro
dirumuskan dalam Visi, Misi dan strategi Pembangunan Nasional. Demikian
juga dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2004
2009 telah dirumuskan Visi, Misi dan Strategi sebagai bentuk
operasionalisasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang tahun 2005-2025.
Visi, Misi dan Strategi Pembangunan Nasional tahun 2004-2009 adalah
sebagai berikut : Visi Pembangunan Nasional tahun 2004-2009 adalah 1)
6   Kari dkk, 1994:30
Contoh Proposal Tesis Hukum Tim Redaksi Fokusmedia, 2007, Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2007, Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2005-2025, Bandung, hal. 89
terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang aman, bersatu, rukun dan damai; 2) terwujudnya masyarakat, bangsa dan negara yang menjunjung tinggi hukum, kesetaraan, dan hak asasi manusia, serta 3) terwujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak serta memberikan fondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. Selanjutnya berdasarkan visi di atas ditetapkan 3 (tiga) misi pembangunan nasional tahun 2004-2009 yakni : 1) mewujudkan Indonesia yang aman dan damai; 2) mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis; serta 3) mewujudkan Indonesia yang sejahtera. Contoh Proposal Tesis Hukum Di dalam mewujudkan visi dan menjalankan misi pembangunan nasional 2004-2009 di tempuh 2 (dua) strategi pokok pembangunan yaitu : 1) Strategi penataan kembali Indonesia  yang diarahkan untuk menyelamatkan sistem ketatanegaraan Indonesia berdasarkan semangat, jiwa, nilai, dan konsensus dasar yang melandasi berdirinya Negara Kebangsaan Republik Indonesia yang meliputi : Pancasila , Undang-Undang Dasar 1945 (terutama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945); tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, 2) Strategi pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia di segala bidang yang merupakan perwujudan dari  amanat yang tertera jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 terutama dalam pemenuhan hak dasar rakyat dan penciptaan landasan pembangunan yang kokoh. 8
8 Anonim, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2004-2009, Sinar Grafika, Jakarta, 2005, hal. 19-20
Contoh Proposal Tesis Hukum Berdasarkan visi , misi, dan strategi di atas;  sasaran dan  arah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam bidang pendidikan dirumuskan sebagai berikut . Sasaran Pembangunan Pendidikan antara lain ditandai dengan : meningkatnya taraf pendidikan penduduk Indonesia, meningkatnya kualitas pendidikan, meningkatnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan pembangunan serta meningkatnya efektivitas dan efisiensi manajemen pelayanan pendidikan. Sedangkan arah kebijakan pembangunan pendidikan diantaranya ; 1) Contoh Proposal Tesis Hukum mengembangkan pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan multikultural guna menumbuhkan wawasan kebangsaan dan menyemaikan nilai-nilai demokrasi dengan cara memantapkan pemahaman nilai-nilai pluralisme, toleransi, dan inklusif dalam rangka meningkatkan daya rekat sosial masyarakat Indonesia yang majemuk dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa; 2) memantapkan pendidikan budi pekerti dalam rangka pembinaan akhlak mulia termasuk etika dan estetika sejak dini di kalangan peserta didik, dan pengembangan wawasan kesenian, kebudayaan dan lingkungan hidup.  
Contoh Proposal Tesis Hukum Berdasarkan  deskripsi ; konsep dasar pendidikan, tujuan pendidikan, fungsi pendidikan, visi , misi dan  strategi pembangunan nasional Indonesia tahun 2004-2009 serta sasaran dan arah  kebijakan pembangunan di bidang pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah dapat ditegaskan bahwa melalui pendidikan diupayakan terbentuknya manusia Indonesia seutuhnya yakni manusia yang modern, manusia yang berbudi pekerti/berakhlak yang luhur, manusia yang menjunjung tinggi supremasi
9 Ibid, hal. 285-289
hukum serta manusia Indonesia yang selalu siap untuk menjadi agent of changes dan agent of development. Karena itu  ada beberapa ungkapan dari para filosuf yang berkaitan dengan pendidikan perlu mendapatkan apresiasi yang serius . Contoh Proposal Tesis Hukum Beberapa ungkapan yang dimaksud seperti tersebut dibawah ini. Konfisius (556-479.Sb.M) pernah mengkonstantir  “Jika rencana anda satu tahun, tanamlah padi,; sepuluh tahun, tanamlah pohon; seratus tahun, didiklah manusia. Apa makna ungkapan yang bernada filosofis ini ? Ini berarti betapa urgen, esensi dan sakralnya makna pendidikan. Pantas jika HG Wells mematok pula , “Siapa memperhatikan pendidikan dia akan jaya, siapa yang menjauhi pendidikan akan mengalami kekacauan (Catostrophe),10. Atau seperti yang dikemukakan Poernomo Hartoprasanto “Apabila  ingin mengetahui kemajuan pembangunan suatu bangsa, maka layangkanlah pandangannmu pada sistem pendidikan dan kemujuan pendidikan negara tersebut”.11 Dan masih cukup banyak ungkapan dan entah apa namanya, yang melihat vitalnya posisi pendidikan. Karena itu tidak berlebihan jika dikatakan bahwa  pendidikan merupakan human investment bagi bangsa.12
Contoh Proposal Tesis Hukum Bertitik tolak dari  deskripsi  pendidikan di atas,  dikaitkan dengan berbagai  fenomena yang  terjadi dalam dunia pendidikan saat ini merupakan suatu keprihatinan yang mendalam. Maraknya pelanggaran di
10 Subiyanti Wiroyoedo, 1985, .Reorientasi Pendidikan dalam aspek filosofi, Makalah tidak
dipublikasikan  Ahmad usman,1993, Pendidikan dan Pembangunan sebuah pertautan yang tidak
terpisahkan, Makalah tidak dipublikasikan  12 Azyumardi Azra, Paradigma Baru Pendidikan Nasional Rekontruksi dan demokratisasi, Kompas press, Jakarta, 2006, hal. 47  dunia pendidikan menimbulkan keprihatinan  bagi para pelaku pendidikan. Pelanggaran yang terjadi di dunia pendidikan sangat heterogen sifatnya dan dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, secara fulgar maupun terselubung. Pelanggaran yang terjadi di dunia pendidikan dilakukan secara kelembagaan maupun secara personal yang semuanya mencoreng citra dunia pendidikan.
Contoh Proposal Tesis Hukum Barangkali masih teringat beberapa kasus  terjadi dalam dunia pendidikan beberapa tahun yang lalu, misalnya : gelar doktor palsu yang dilakukan oleh seorang Dosen gadungan di UNSOED Purwokerta13, kasus plagiat skripsi yang digunakan oleh seorang mahasiswa S2 di UGM 14 , kasus  seorang guru olah raga di sebuah SMP Negeri Klaten yang menghukum  siswanya dengan berlari mengitari lapangan beberapa kali sampai siswa-siswanya jatuh pingsan15, kasus perkosaan yang dilakukan oleh kalangan pendidik, kasus miras  dan diakhiri dengan pesta seks yang dilakukan oleh para siswa, kasus jual beli gelar, kasus kelas jauh yang dilakukan beberapa perguruan tinggi negeri terkemuka , kasus manipulasi nilai yang dilakukan guru terhadap siswanya, kasus penyuapan supaya diterima di sekolah yang diinginkan serta kasus penjiplakan makalah yang dilakukan oleh Dosen UNS16 . Contoh Proposal Tesis Hukum Disamping kasus-kasus tersebut di atas, pada tahun 2004 – 2005 muncul fenomena baru  berkaitan dengan penggunaan gelar palsu yang dilakukan oleh kalangan birokrat. Lihat saja kasus gelar palsu dari Wakil Bupati Cilacap  bahkan yang bersangkutan malahan sempat
13 Suara Merdeka, 25 Nopember 2001 14 Bernas 26 Nopember 2001 15 15 Solo pos, 14 Pebruair 2002 16 Solo Pos, 28 April 2003
melanjutkan ke jenjang strata dua17, kasus ditolaknya Alumni sarjana hukum dari UNNES ketika mendaftar PNS di lingkungan Kejaksaan Tinggi Semarang tahun 200618, Kasus pembocoran kunci jawaban pada saat Ujian kesetaraan pendidikan paket C di wilayah Jawa Tengah yang melibatkan kalangan guru 19 ; kasus perjokian  pada saat penerimaan mahasiswa baru di Wilayah Surakarta20; serta adanya Gang Nero di Juwana pati yang dilakukan para siswa SMA Negeri 1 Juwana yang sangat meresahkan di kalangan masyarakat. Penyelesaian kasus yang terjadi dalam dunia pendidikan banyak ditemukan adanya kejanggalan misalnya kasus : Contoh Proposal Tesis Hukum Plagiat skripsi yang direkayasa menjadi tesis  di UGM yang penyelesaiannya hanya dicabut gelar masternya dan kasus plagiat makalah yang dilakukan salah seorang Dosen di UNS yang penyelesainnya berupa  skorsing tidak boleh memberi kuliah satu tahun  . Demikian pula kasus gelar palsu Wakil Bupati Cilacap tidak ada tindak lanjutnya, kasus alumni fakultas hukum Unnes yang secara tegas ditolak Kejaksaan Tinggi dalam melamar CPNS karena ternyata ijin operasional fakultas hukum Unnes belum ada juga tidak ada kejelasan penyelesaiannya.  Mestinya  proses penyelesaian administrasi tetap  dilakukan  tetapi proses hukumnya tetap berjalan. Sebab jika kondisi demikian dibiarkan tentunya merusak citra dunia pendidikan dan tidak memberi suatu contoh yang baik. 
Adanya berbagai kasus dalam dunia pendidikan tersebut menunjukan bahwa pada hakekatnya bidang pendidikan sangat perlu adanya
17 Suara Merdeka, 9 September 2004 18 Suara Merdeka, 27 September 2007 19 Suara Merdeka, 20 Agustus 2008 20 Solo Pos, 4 September 2008
perlindungan  hukum, sehingga penyelesaian kasus yang terjadi dapat diselesaikan sampai sampai tuntas. Aturan-aturan yang berkaitan dengan kejahatan pendidikan perlu dirumuskan secara terinci dan sejelas-jelasnya, sehingga dapat dijadikan sarana dalam menyelesaikan persoalan kejahatan pendidikan secara efektif dan efisien Contoh Proposal Tesis Hukum . Secara legal formal permasalahan yang berkaitan dengan dunia pendidikan tidak dapat dipisahkan dengan keberadaan Undang-undang berkenaan dengan sistem pendidikan nasional yang mengalami keterlambatan yang sangat berarti dalam mengatur masalah-masalah tindak pidana pendidikan, misalnya Undang-undang nomor 2 tahun 1989 tidak ada Pasal khusus yang mengatur tentang tindak pidana pendidikan, baru kemudian undang-undang nomor 20 tahun 2003 telah menempatkan Pasal-Pasal tertentu yang mengatur tindak pidana pendidikan. Persoalannya adalah aturan normatif yang khusus mengatur tindak pidana pendidikan kurang dirumuskan secara terinci untuk dapat menjerat bagi para pelaku kejahatan di bidang pendidikan  .Dampaknya adalah banyaknya kasus tindak pidana pendidikan yang tidak dapat diselesaikan secara tuntas. 
Mendasarkan pada latar belakang masalah seperti dijelaskan di atas serta berbagai fenomena yang terjadi di dunia pendidikan saat ini , masalah tindak pidana di bidang pendidikan perlu dilakukan penelitian secara mendalam. Oleh karena itu  penulis memilih judul : Contoh Proposal Tesis Hukum KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA DI BIDANG PENDIDIKAN
B. PERUMUSAN  MASALAH Berdasarkan uraian pada latar belakang, penelitian difokuskan pada masalah kebijakan formulasi hukum pidana dalam rangka menanggulangi tindak pidana di bidang pendidikan. Masalah kebijakan ( Policy ) selalu berkaitan dengan pemilihan berbagai alternatif.21  Menentukan pilihan yang tepat bukanlah hal yang mudah, oleh sebab itu memerlukan kesungguhan, kecermatan, kehati – hatian dan pertimbangan yang matang. Pertama – tama yang perlu diingat bahwa hukum pidana bersifat subsider artinya bahwa hukum pidana merupakan sarana terakhir ( ultimum remidium ) , setelah sarana – sarana lain ternyata diperkirakan tidak memadai. Selanjutnya, kalau memang hukum pidana perlu digunakan hendaknya dilihat dalam hubungan keseluruhan politik kriminal atau planning for social defence. 22 Maka hukum pidana harus diformulasikan dengan memperhatikan aspek sosia-kultural dan sosio-politik masyarakat bersangkutan23 Selain itu juga harus memperhatikan pula kecenderungan-kecenderungan internasional24 Kebijakan hukum pidana dalam rangka penanggulangan tindak pidana di bidang pendidikan, sampai saat ini sangat dirasakan belum dapat dioperasionalkan secara maksimal. Kondisi demikian disebabkan aturan-aturan yang mengatur secara khusus berkenaan dengan tindak pidana di bidang pendidikan sangat terbatas.  
21 Barda Nawawi Arif, , Kebijakan Legislatif dalam rangka penanggulangan kejahatan dengan pidana penjara, Cet. 3, Badan Penerbit Universitas Diponegoro ,Semarang, 200, hal 5 22 Sudarto, Hukum dan Hukum Pidana, Alumni Bandung, 1986, hal 96 23 Barda Nawawi Arief, Bunga Rampai kebijakan Hukum Pidana, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1996, hal.30 14 Muladi, Hak Asasi Manusia, Politik dan Sistem Peradilan Pidana , Cet. 2, Badan Penerbit Universitas Diponegoro , Semarang, 2002, hal. 48
Berdasarkan kenyataan yang demikian maka pokok permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut :
1    Bagaimanakah kebijakan hukum pidana di Indonesia saat ini dalam menanggulangi tindak pidana di bidang pendidikan ?
2    Bagaimanakah sebaiknya kebijakan hukum pidana dalam menanggulangi tindak pidana di bidang pendidikan di masa mendatang ?  

C. TUJUAN PENELITIAN Contoh Proposal Tesis Hukum
Berdasarkan latar belakang masalah dan permasalahan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah :
1    Untuk mengetahui kebijakan hukum pidana di Indonesia dalam menanggulangi tindak pidana di bidang pendidikan pada saat ini .
2    Untuk mengetahui kebijakan hukum pidana dalam menanggulangi tindak pidana di bidang pendidikan di masa yang akan datang.

D.     KEGUNAAN PENELITIAN Contoh Proposal Tesis Hukum
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan  2 (dua) kegunaan yaitu kegunaan dari segi praktis dan kegunaan dari segi teoritis.
1.    Kegunaan dari segi teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat :
     a.    Membantu para akademisi dalam upaya pengkajian dan pengembangan Ilmu Hukum Pidana
     b.    Memberikan masukan dan sumbangan pemikiran untuk pengembangan kebijakan penanggulangan tindak pidana yang berhubungan dengan bidang pendidikan, baik kebijakan legislatif maupun kebijakan aplikatif
     c.    Melengkapi khasanah kajian yang berkaitan dengan “pidana dan pemidanaan” terutama yang berkaitan dengan kebijakan legislatif dalam bidang hukum pidana yang berkaitan dengan pendidikan.,

2.    Kegunaan dari segi praktis, hasil penelitian ini  diharapkan dapat :
     a.    Memberikan masukan kepada para pembuat kebijakan atau pembentuk Undang –Undang dalam rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( KUHP ) yang sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan yang berupa sumbangan pemikiran dalam menentukan arah kebijakan yang berkaitan dengan tindak pidana dalam bidang pendidikan.
     b.    Memberikan wawasan kepada aparat penegak hukum dalam membantu tugasnya untuk menangani maupun menyelesaikan perkara pidana yang terkait dengan bidang pendidikan.
     c.    Contoh Proposal Tesis Hukum Memberikan bahan masukan bagi para pelaku pendidikan dalam menghadapi perbuatan tindak pidana bidang pendidikan yang dapat merusak citra dunia pendidikan sehingga dapat diambil sikap tegas terhadap para pelaku tindak pidana bidang pendidikan untuk diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.  

E.  KERANGKA  PEMIKIRAN Contoh Proposal Tesis Hukum
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. ( UU. No. 20 tahun 2003 ).25 Contoh Proposal Tesis Hukum Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk